oleh

Jelang Idul Adha, Karantina Pertanian Kendari Awasi Distribusi Sapi di Sultra

KENDARI: Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 H, Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Kendari melakukan pengawasan pada sapi yang akan didistribusikan di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra)

Karantina Pertanian Kendari meningkatkan kesiagaan pemeriksaan sapi guna memastikan kelayakan sapi yang akan dijadikan hewan qurban pada saat Idul Adha 31 Juli nanti.

Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayatno Ginting mengatakan saat ini ada tiga lokasi di wilayah kerjanya yang menjadi pintu pengeluaran yang ditetapkan, yakni Raha, Kolaka, dan Tobaku.

“Selain petugas, laboratorium karantina pun telah kami disiagakan sebagai pemeriksaan lanjutan setelah pemeriksaan kondisi fisik sapi,” katanya saat melakukan monitoring tindakan karantina pemeriksaan terhadap 38 ekor sapi yang akan dikirim ke Sulawesi Selatan, Kamis (2/7/2020)

Baca Juga  Staf Khusus Menteri Pertanian Panen Jagung di Kendari

Menurutnya, Laboratorium Karantina Hewan milik Karantina Pertanian Kendari sejak tahun 2014 telah terakreditasi oleh KAN sebagai laboratorium uji untuk RBT dan 2019 untuk uji ulas darah. Metode uji yang digunakan untuk mastikan hewan ternak bebas dari penyakit Brucelosis dan Trupanisomasis.

Dari data pada sistem perkarantinaan, IQFast diwilayah kerjanya selama tiga bulan terakhir dengan tujuan Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) sebanyak 276 ekor.

Baca Juga  Musda Golkar Baubau, Ketua DPRD Ikut Mendaftar

“Jumlah ini diprediksi akan terus bertambah, seiring dengan makin mendekatnya pelaksanaan Hari Raya Idul Adha,” tambah Ginting.

Secara terpisah, Kepala Balai Karantina Pertanian, Ali Jamil menyebutkan telah mengeluarkan surat edaran mengenai Pelaksanaan Tindakan Karantina dan Pelayanan Karantina pada Situasi Kedaruratan COVID-19.

Pejabat karantina hewan memastikan bahwa hewan yang dilalulintaskan tersebut sehat dan memenuhi prosedur yang ditetapkan. Karantina pertanian memfasilitasi perdagangan namun tetap memperhatikan aspek pencegahan penyebaran penyakit hewan, jelasnya.

Baca Juga  Wali Kota Kendari Minta Guru Beradaptasi dengan Teknologi

Jamil juga menambahkan bahwa untuk lalulintas sapi sendiri ada beberapa penyakit hewan yang memang menjadi perhatian khusus antara lain adalah Anthrax, Brucelosis dan Jembrana.

Seluruh kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan yang dilalulintaskan oleh pejabat karantina bertujuan agar masyarakat muslim yang merayakannya dapat dengan tenang dalam menjalani ibadah Qurban.

“Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) agar logistik hasil pertanian dan peternakan tidak terkendala walaupun dalam kondisi yang lebih terbatas di era tatanan baru ini,” tutup Jamil.

Komentar

News Feed