oleh

1.111 Warga Kurang Mampu di Buteng Bakal Terima JPS

SIBERINDO.CO, BUTON TENGAH – Pemkab Buton Tengah bakal menyalurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 kepada 1.111 warga kurang mampu yang tersebar di 10 kelurahan. Dana yang bersumber dari APBD 2020 itu sebesar Rp 1 miliar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buteng, Abidin, mengatakan bantuan JPS ini dikhususkan untuk masyarakat kelurahan saja. Desa tidak dapat, karena sudah ada BLT Dana Desa masing-masing.

Penerima bantuan JPS sendiri adalah keluarga miskin yang belum sama sekali menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 atau bantuan sosial (Bansos) lainnya, baik bersumber dari APBN Kementerian Sosial (Kemensos) maupun dari provinsi.

Baca Juga  Kejati Sultra Harus Jaga Netralitas di Pilkada Serentak

“Insya Allah bantuan JPS atau BLT APBD ini mulai kita salurkan Rabu pekan ini, dimulai dari Kelurahan Mawasangka. Kemudian disusul kelurahan lainnya yang ada di Kabupaten Buteng,” ungkap Abidin ditemui awak media di ruang kerjanya, Senin (31/8/2020).

Pria yang baru satu bulan menjabat Kadis Sosial ini menerangkan, bantuan JPS yang akan disalurkan pihaknya tersebut dibagi dalam tiga tahap. Dimana setiap tahap penyalurannya, masing-masing KPM menerima Rp 300 ribu.

Baca Juga  Mendagri dan Gubernur Diminta Tegur Cakada yang Belum Mundur dari Jabatannya

“Jumlah KPM disesuaikan dengan besaran anggaran yang dikucurukan. Dari Rp 1 miliar dibagi Rp 900, hasilnya mencapai 1.111 KPM. Namun untuk pembagian KPM setiap kelurahan berbeda-beda jumlahnya berdasarkan tingkat kepadatan penduduk,” jelas Abidin.

Data penerima bantuan JPS ini berproses dari verifikasi danm musyawarah masing-masing kelurahan. Data tersebut kemudian dibawah di tingkat kecamatan dengan mengumpulkan beberapa kelurahan dan dimusyawarahkan. Setelah itu dibuatkan berita acara dan datanya dibawah camat ke Dinas Sosial Kabupaten Buteng. “Data yang kami terima sudah ditanda tangani camat dan lurah masing-masing,” tandasnya.

Baca Juga  Haliana Resmikan Posko Pemenangan

Mantan Kadis Koperasi dan UKM Kabupaten Buteng ini berharap, data penerima bantuan yang diterima pihaknya tersebut benar-benar valid sesuai persyaratan belum menerima BLT sama sekali maupun Bansos lainnya, sehingga penyaluran bantuan nanti tepat sasaran.(publiksatu)

Komentar

News Feed