SIBERINDO.CO, BAUBAU – Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menegaskan lelang Direktur PDAM Baubau dilakukan secara objektif. Tidak ada yang diistimewakan.
Baik itu yang mendaftar merupakan mantan tim pemenangan pasangan AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse (Tampil Manis) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 lalu.
“Tidak ada (yang diperlakukan khusus). Pak Wali tidak berpikir kesana. Pak Wali menginginkan yang objektif,” tegas Wakil Wali Kota Baubau, Ahmad Monianse dikonfirmasi di kompleks Setda Baubau, Senin (10/8).
Kata dia, tahapan lelang Direktur PDAM ini akan dilaksanakan secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu, pihaknya mempersilahkan semua orang yang memenuhi syarat untuk mendaftarkan diri, tidak perlu meragukan objektifitas Pemkot Baubau.
“Seleksi ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 54 karena tidak lain adalah agar kita bisa mendapatkan Direktur PDAM yang benar-benar profesional. Kalau pak Wali mau subjektif, maka tidak perlu ada seleksi ini, tinggal main angkat saja,” tukasnya.
Menurut Ketua DPC PDI-P Baubau ini, tidak ada syarat berat yang harus dipenuhi peserta dalam lelang Direktur PDAM kali ini. Semua item sudah sesuai PP 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah.
“Peserta yang terpilih menjadi Direktur PDAM nanti merupakan hasil seleksi ketat. Dia adalah orang yang kapabel dan memiliki kapasitas terukur,” tandas mantan Direktur PDAM Kabupaten Wakatobi ini.
Sebagaimana diketahui, Pemkot membuka seleksi jabatan Direktur PDAM Tirta Semerbak di kantor Setda Baubau, 6-19 Agustus 2020. Sedikitnya, ada 17 syarat yang harus dipenuhi calon peserta, salah satunya bukan ASN dan anggota partai politik aktif.(publiksatu)











Komentar