oleh

Muna Direndam Banjir Setinggi 2 Meter

MUNA, TRIASPOLITIKA.IDBanjir setinggi satu meter merendam 2 Kecamatan di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis, (08/07/2021).

Akibatnya, sejumlah rumah warga di kawasan ini terendam Banjir sehingga aktivitas masyarakat di daerah tersebut terhenti.

Banjir disebabkan akibat adanya sungai meluap di wilayah tersebut hingga ketinggian satu meter.

Berdasarkan data yang diperoleh Triaspolitika.id, dua kecamatan yang terendam Banjir dengan parah yaitu terjadi di Desa Wambona, Kecamatan Wakorumba Selatan yang menyebabkan 86 rumah terendam. Kemudian di Desa Moolo, Kecamatan Batukara yang juga merendam 48 rumah.

Baca Juga  Muzani Minta Pemerintah Tinjau Ulang Sistem Zonasi PPDB karena Timbulkan Ketidakadilan

Diketahui Banjir tersebut merupakan Banjir terbesar yang pernah dialami Kabupaten Muna.

Tidak hanya merendam puluhan rumah warga, Banjir juga merusak sejumlah fasilitas pemerintah.

Atas peristiwa tersebut, Bupati Muna, LM Rusman Emba memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muna.

BPBD Muna saat ini tengah memantau kondisi bencana secara langsung di lapangan guna melakukan kaji cepat bersama Dinas Sosial Kabupaten Muna untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat.

Baca Juga  Dikbud Muna Gelar Belajar Tatap Muka, Semua Guru Wajib Divaksin

“Laporan kami sudah diterima oleh BNPB pusat agar mendapatkan perhatian khusus terhadap korban banjir,” ujar Plt Kepala BPBD Muna, Dahlan Kalega, saat dihubungi Triaspolitikaid, Sabtu ( 10/07/2021).

Plt. Kepala Desa Wambona, Abdul Majid menuturkan, Desa Wambona merupakan daerah banjir, namun kali ini terjadi Banjir besar.

“Kami sangat berharap perhatian pemerintah terhadap korban banjir,” ujar Abdul Majid.

Baca Juga  Penyembelihan Hewan Qurban Diminta Terapkan Prokes

Kata Abdul Majid, Banjir yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan tingginya intensitas hujan yang terjadi beberapa hari berturut-turut sehingga menyebabkan tanggul yang terletak tidak jauh dari pemukiman warga jebol.

Diketahui, Banjir yang terjadi di wilayah ini bukan kali pertama, namum sering terjadi sehingga masyarakat sangat berharap kepada pemerintah untuk dilakukan perbaikan tanggul di wilayah rawan Banjir (Bensar/Triaspolitika.id)

Komentar

News Feed