oleh

Positif Covid-19 Buteng Bertambah, Tujuh Diantaranya Merupakan Anggota DPRD

SIBERIDO.CO, BUTON TENGAH – Juru Bicara (Jubir) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buteng, dr Karyadi, mengatakan berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) atau uji Swab, tujuh anggota DPRD Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.
Sebelumnya, mereka dinyatakan reaktif usai mengikuti rapid test di Kantor DPRD Buteng, Senin pekan lalu (20/7/2020).

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di daerah berjuluk negeri seribu gua itu sudah 12 orang.

“Kita sudah petakan tujuh tambahan baru ini per kecamatan. Tiga orang dari Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), Mawasangka satu orang, Lakudo satu orang, Gu satu orang, dan Sangia Wambulu satu orang,” beber Karyadi, saat menggelar konferensi pers di Sekretariat Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buteng, Senin (27/7/2020).

Pasca dinyatakannya positif Covid-19 tujuh anggota DPRD Kabupaten Buteng ini, pihaknya akan segera melakukan penelusuran riwayat kontak mereka. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buteng.

Karyadi menduga, tujuh anggota DPRD yang positif Covid-19 ini terkontaminasi dari hasil perjalanan keluar daerah seperti di Makassar dan daerah lainnya yang merupakan zona merah.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Upacara HUT Mubar ke-6 Ditiadakan

“Kita masih telusuri ulang riwayat perjalan mereka. Mudah-mudahan terkontak dari luar, sebab kalau dalam Buteng sendiri kita akan kewalahan melakukan tracking,” timpalnya.

Tujuh anggota DPRD ini nantinya akan dikarantina berdasarkan permintaan mereka sendiri, apakah akan dilakukan karantina mandiri di tempat yang sudah disiapkan tim gugus tugas di wilayah masing-masing atau memilih dikarantina atau diisolasi di RSUD Buteng.

“Di RSUD kita sudah siapkan tempat isolasi khusus bagi pasien positif Covid-19,” kata Direktur RSUD Kabupaten Buteng ini.

Karyadi berharap kepada masyarakat untuk selalu menjaga kewaspadaan, karena ternyata Buteng belum benar-benar terbebas dari wabah Covid-19. Maka itu, protokol kesehatan harus benar-benar dipatuhi.

Karyadi menambahkan, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan baru sesuai dengan anjuran gugus yang terbaru terkait dengan beberapa definisi dan istilah, termasuk penanganan yang reaktif dan positif Covid-19.

“Jadi, tidak menunggu lagi hasil Swab negatif dua kali berturut-turut. Seperti OTG, bila 10 hari tanpa gejala dan ditambah tiga hari, sudah bisa dinyatakan sembuh,” pungkas Karyadi.

Sekretaris DPRD Kabupaten Buteng, Burhanuddin, yang dikonfirmasi secara terpisah mengakui ketujuh anggota DPRD yang dinyatakan positif tersebut sebelumnya telah melakukan rapid tes di Kantor DPRD pekan lalu dengan hasil reaktif.

Baca Juga  Ini Alasan Di Balik Kebijakan Larangan Mudik Pemerintah

“Empat orang menjalani karantina mandiri usai dinyatakan reaktif tersebut. Namun tiga diantaranya nekat keluar daerah di Makassar, karena mengantongi rekomendasi rapid tes yang hasilnya non reaktif dari puskesmas dan dokter di Kota Baubau,” tuturnya.

Burhanuddin membeberkan, ketiga anggota DPRD tersebut berangkat ke Makasar minggu pagi dan hasil swabnya keluar Minggu malam (26/7/2020). “Mereka berangkat dalam rangka perjalanan dinas berkunjung ke Pertamina Makassar untuk penambahan kuota BBM di Buteng,” jelasnya.

Pria asal Kecamatan Lakudo ini menyebut, tiga anggota DPRD yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan sementara melakukan perjalanan dinas ke Makassar tersebut adalah seorang laki-laki berinisial HS dan dua perempuan berinisial RM HE.

“Satu asal Kecamatan Sangia Wambulu dan dua orang dari Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng),” tutup Burhanuddin.

Bupati Buteng H Samahuddin sangat menyesalkan ada anggota DPRD yang sudah dinyatakan reaktif Covid-19, namun masih nekat juga melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

Harusnya, kata dia, anggota DPRD yang dinyatakan reaktif tersebut menjalani karantina mandiri dan tidak boleh melakukan perjalanan dinas keluar daerah sebelum hasil Swabnya keluar, apakah positif atau negatif.

Baca Juga  Oknum Guru Predator Seks di Bojonegoro Setubuhi 3 Model

“Sekarang mereka sudah keluar daerah melakukan perjalanan dinas dan ternyata hasil Swabnya keluar positif. Ini namanya tidak memberikan contoh yang baik sama masyarakat Buteng,” tandasnya.

Samahuddin menyayangkan keberangkatan anggota DPRD Buteng keluar daerah karena mendapat rekomendasi dari dokter dan Puskesmas Baubau yang menyatakan hasil rapid tesnya negatif. Padahal, beberapa hari sebelumnya dinyatakan reaktif oleh tim medis Covid-19 Buteng.

“Sekarang terbukti, hasil Swabnya positif setelah sebelumnya dinyatakan reaktif dari tim medis Buteng. Terus yang mengeluarkan hasil non reaktif dari dokter dan Puskesmas di Baubau itu bagaimana cara periksanya. Berarti mereka tidak percaya dengan apa yang sudah dilakukan tim medis di Buteng ini,” ujarnya.

Dari kejadian tersebut, orang nomor satu di Buteng ini pun mewarning semua masyarakat yang melakukan rapid tes di Buteng harus mengantongi rekomendasi dari tim medis Buteng juga. “Kalau periksanya di Buteng, maka rekomendasinya juga dari Buteng, supaya bisa kita pertanggungjawabkan,” kunci Samahuddin.(publiksatu)

Komentar

News Feed