oleh

Tim Dosen Pendidikan Fisika UHO Latih Guru IPA SMP-TQ Mu’adz Bin Jabal Kendari Buat Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality 3D

Siberindo.co, Kendari – Tim dosen Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar pelatihan pembuatan media pembelajaran IPA berbasis Augmented Reality (AR) 3D Animated bagi 20 orang guru SMP-TQ Mu’Adz Bin Jabal Kendari, Sabtu, 16 Agustus 2025.

Kegiatan yang bertempat di Aula ICM Mu’adz Bin Jabal itu merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dosen FKIP UHO Kendari. Tujuannya adalah membekali para guru dengan kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran IPA yang lebih interaktif, modern, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital saat ini.

Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari sejumlah akademisi berpengalaman yakni, Dr. Amiruddin Takda, S.Pd., M.Si sebagai ketua tim. Sementara anggotanya terdiri dari Dr. Hj. Hunaidah, M.Si., Dr. Husein, S.Pd., M.Sc., dan Wa Ode Nirwana, S.Pd., M.T. Tak hanya dosen, kegiatan tersebut juga melibatkan lima orang mahasiswa Pendidikan Fisika FKIP UHO.

Baca Juga  Perkuat Doktrin Kebangsaan, Abdurrahman Shaleh Sosialisasikan Empat Pilar di Dua SMA di Kendari
Tim dosen Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar pelatihan pembuatan media pembelajaran IPA berbasis Augmented Reality (AR) 3D Animated bagi guru SMP-TQ Mu'Adz Bin Jabal Kendari, Sabtu, 16 Agustus 2025. Foto: R. Hafid
Tim dosen Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar pelatihan pembuatan media pembelajaran IPA berbasis Augmented Reality (AR) 3D Animated bagi guru SMP-TQ Mu’Adz Bin Jabal Kendari, Sabtu, 16 Agustus 2025. Foto: R. Hafid

Ketua tim Dr. Amiruddin Takda, S.Pd., M.Si menjelaskan, pelatihan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi AR 3D Animated, yang dapat menampilkan objek-objek IPA dalam bentuk visual tiga dimensi yang hidup.

Katanya, melalui pendekatan menggunakan AR 3D Animated, siswa akan lebih mudah memahami konsep-konsep IPA yang abstrak. Ini juga diharapkan bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.

“Augmented Reality 3D Animated adalah model pembelajaran media, jadi dari situ konsep-konsep IPA yang abstrak itu lebih mudah dipahami. Begitu juga dengan konsep-konsep kelistrikan, kan di fisika banyak sekali. Kalau di IPA itu seperti struktur anatomi tubuh manusia kalau pakai Augmented Reality 3D Animated kan bisa ketahuan semua itu bagian dalam dibandingkan kalau hanya pakai alat torso sangat terbatas,” ujar Dr. Amiruddin.

Baca Juga  Berkontribusi Atas Pembangunan Pers, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Raih Anugerah Sahabat Pers SMSI

Amiruddin menambahkan, kegiatan ini akan dilakukan minimal sebanyak tiga siklus. Dimana, siklus satu memuat penyajian materi terkait konsep AR 3D, membimbing atau melatihkan dalam pembuatan media pembelajaran IPA. Siklus dua membantu para guru dalam memaksimalkan karyanya, selanjutkan dipamerkan dalam bentuk pameran karya dan dipresentasikan. Lalu siklus tiga memuat pendampingan guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran di kelas, yang akan memuat beberapa kunjungan oleh tim.

Sementara itu, Kepala SMP-TQ Mu’adz Bin Jabal Kendari, Mohamad Ihsan, S.Pd., M.Pd., sangat berterima kasih kepada tim dosen Pendidikan Fisika FKIP UHO yang telah mengadakan pelatihan ini. Menurutnya, dengan adanya ruang kolaborasi seperti ini, guru-guru SMP-TQ Mu’adz Bin Jabal bisa secara langsung mengupdate kompetesinya dalam merancang media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa di era teknologi digital saat ini.

“Jadi kalau saya lihat tentang pengenalan teknologi Augmented Reality ini sangat menarik sekali karena akan membantu guru di dalam mentrasfer ilmu pengetahuan ke siswa, selama ini kan materinya yang abstrak kecondongannya guru hanya bercerita. Dengan hadirnya media ini mensinergikan panca indera, indera penglihatan dapat, pendengarannya dapat, kinestetiknya dapat, karena anak-anak dapat memanipulasi variabel-variabel yang ada di dalam,” ujar Ihsan.

Baca Juga  Di Hadapan Gibran, Habib Syech Puji Prabowo: Kesabaran dan Kesantuanannya Lebih Menonjol

Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi, mengingat masih minimnya pemanfaatan teknologi AR 3D dalam pembelajaran di daerah.

Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi guru dalam menyusun bahan ajar yang tidak hanya informatif, tetapi juga atraktif secara visual.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kalau Pendidikan Fisika FKIP UHO terus berperan aktif dalam peningkatan kompetensi guru di Sulawesi Tenggara. Sekaligus mendorong transformasi pendidikan ke arah yang lebih inovatif dan berbasis teknologi. (DAN)

News Feed