oleh

Hadang Aksi Penolakan Pembangunan Jetty, Masyarakat Konsel Dukung Aktivitas PT TIS

Siberindo.co, Kendari – Masyarakat Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mendukung aktivitas pertambangan PT Tambang Indonesia Sejahtera (TIS), khususnya pembangunan dermaga (jetty) yang saat ini tengah berjalan di wilayah tersebut.

Dukungan itu terlihat saat sejumlah warga menghadang kedatangan kelompok LSM Aliansi Pemerhati Keadilan (ARPEKA) dan beberapa warga Desa Bangun Jaya yang melakukan demonstrasi untuk menyuarakan penolakan terhadap aktivitas pembangunan jetty yang dilakukan PT TIS, Senin, 16 Maret 2026. Mereka menilai pembangunan jetty tanpa sosialisasi analisis dampak lingkungan (Amdal) dan melanggar Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Warga yang mendukung aktivitas PT TIS menegaskan bahwa kehadiran kelompok tersebut dinilai tidak mewakili kepentingan masyarakat Desa Bangun Jaya.

Baca Juga  Advokat Perempuan dan Masa Depan Integritas Profesi Hukum

Masyarakat menilai, aktivitas PT TIS justru membawa dampak positif bagi perkembangan desa. Kehadiran perusahaan dianggap mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama melalui penyediaan lapangan kerja bagi warga sekitar lingkar tambang.

Selain membuka lapangan kerja, aktivitas perusahaan juga dinilai memberikan dampak terhadap meningkatnya ekonomi masyarakat, seperti peluang usaha kecil, jasa transportasi, hingga sektor pendukung lainnya.

“Kami masyarakat Desa Bangun Jaya tidak menerima adanya pihak-pihak luar yang datang membawa kepentingan yang justru merugikan masyarakat. Kehadiran PT TIS di desa kami ini sangat membantu meningkatkan perekonomian waarga,” ujar salah seorang warga yang ikut melakukan penghadangan terhadap kelompok yang melakukan demonstrasi penolakan aktivitas pembangunan jetty PT TIS.

Baca Juga  Gubernur Sultra Menjadi Ketua Dewan Pengawas

Warga berharap seluruh pihak dapat menghargai aspirasi masyarakat setempat yang selama ini merasakan langsung manfaat dari aktivitas perusahaan di wilayah mereka.

Warga menyatakan, meskipun selama ini perusahaan belum melakukan aktivitas pengapalan tapi sudah banyak memberikan kontribusi positif, baik itu dalam bentuk bantuan sosial pemberian bantuan sembako, pembangunan rumah ibadah, maupun perbaikin infrastruktur jalan di desa.

Tokoh pemuda Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Fahri Akbar mendukung aktivitas pertambangan PT TIS di desanya.

Ia menilai, dengan beroperasinya PT TIS memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat di lingkar tambang. Salah satunya terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.

“Kami, masyarakat mendukung penuh beroperasinya PT TIS. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan norma-norma soal tata kelola lingkungan yang baik,” ujar Akbar.

Baca Juga  PT TIS Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga di Konsel

Di tempat yang sama, Direktur Operasional PT TIS, La Ode Sabaruddin menegaskan, PT TIS telah memiliki izin lengkap dari instansi terkait untuk melakukan aktivitas penambangan dan pembangunan jetty di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Bahkan, ia menyuruh mereka yang menolak aktivitas perusahaan untuk melaporkan ke pihak penegak hukum jika aktivitas PT TIS melanggar peraturan.

Sabaruddin menjelaskan, bahwa perusahaan telah melengkapi semua izin yang diperlukan sebelum melakukan aktivitas. Katanya, semua izin baik itu kegiatan produksi maupun pembangunan jetty telah memiliki izin dari kementerian terkait.

“Kami melengkapi dulu semua izinnya sebelum kami beraktivitas,” ujarnya. (DAN)

 

News Feed