oleh

Pengerjaan Jalan Wisata Kendari – Toronipa  Tahap Dua Dianggarkan Rp750 Miliar

sultra.siberindo.co – Pembangunan jalan wisata Kendari-Toronipa, untuk tahap dua akhirnya bakal segera dikerjakan dengan anggaran multi years sekitar Rp756 miliar. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kotrak dengan dua perusahaan kontraktor di Kantor Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu 29 Juli 2020.

Kedua perusahaan itu, yakni PT. PP (Persero) Tbk dan PT. Karya Pare Sejahtera.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra Abdul Rahim mengatakan, kedua kontraktor ini yang akan mengerjakan jalan wisata yang menghubungkan Kecamatan Kendari-Kecamatan Soropia, dan Konawe ini bakal dikerjakan sepanjang 11 kilometer.

Baca Juga  Buku “Loper Koran Jadi Jenderal” Dibedah, Dudung Memang Tokoh Inspiratif

“Dengan tanda tangan kontrak, secepatnya sudah bisa dikerjakan. Total jalan yang akan dikerjakan itu 11,145 kilometer dengan lebar jalan 27 meter untuk dua arah. Sama seperti tahap awal,” kata Abdul Rahim, Rabu 29 Juli 2020.

Kata dia, tanda tangan kontrak antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dengan pihak kontraktor harusnya dilaksanakan pada Maret atau April 2020. Namun, karena beberapa kendala teknis dan administrasi serta adanya Covid-19, penandatangan baru dapat dilakukan.

Baca Juga  Anak Penderita Gizi Buruk di Sultra Meninggal Dunia di RS Bahteramas

“Semoga akhir tahun ini bisa selesai. Sehingga kita bisa lanjutkan tahap tiga ditahun depan,” ujar Rahim.

Tekait lahan milik warga, kata Rahim, sudah tak ada masalah usai dilakukan sosialisasi.

“Kalau untuk pembebasan lahan milik warga alhamdulillah kita sudah lakukan sosialisasi dan mendapat respon baik dari masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, tahap awal pengerjaan jalan wisata Kendari – Toronipa telah dibangun sepanjang 3,4 kilometer dengan lebar jalan 27 meter yang dibagi menjadi empat lajur.

Baca Juga  Ketua PBNU Sayangkan Pernyataan Connie Bakrie Yang sangat Provokatif dan Tendensius

Lajur utama itu dibagi jadi masing-masing 8 meter, lalu di sisi jalan ada untuk lajur pengendara sepeda motor selebar 2 meter serta untuk lajur pejalan kaki dan taman selebar 2,50 meter.

Pada awal tahap pengerjaan jalan tersebut, Pemprov Sultra mengucurkan anggaran senilai Rp144 miliar yang bersumber dari APBD Sultra. (yeni/irwan)

sumber: penasultra.id

Komentar

News Feed