oleh

Stop Kekerasan Anak dan Perempuan Terus Dikampanyekan

SIBERINDO.CO, KENDARI – Stop kekerasan pada anak dan perempuan terus dikampanyekan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari.

Kampanye tersebut langsung dilakukan di jalan. Hal ini dilakukan dalam memperingati Hari Anak Nasional.

Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, Nahwa Umar menjelaskan, kampanye ini dilakukan untuk mengajak warga agar selalu menyayangi keluarga dan memberikan kasih sayang pada anak.

Baca Juga  Sudah Mendaftar di KPU Muna, Rajiun Tumada Masih Jadi Bupati Aktif

Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga sebagai upaya mengajak masyarakat untuk menghentikan pemberian uang atau apa saja pada anak yang meminta-minta di jalanan atau lampu merah.

“Salah satu upaya Dinas Pemberdayaan Perempuan memberikan brosur agar menyadarkan orang menghentikan pemberian uang di jalanan. Sehingga tidak akan semakin banyak anak turun dijalan untuk meminta uang serta menjadi mata pencahariannya. Apalagi, untuk mendapat rejeki di lampu-lampu merah,” ungkapnya.

Baca Juga  USN Kolaka Sudah Bisa Gunakan Gedung Baru FKIP dan Sainstek

Sambungnya, jika masyarakat sudah kompak menghentikan pemberian uang di jalanan, ia yakin akan mengurangi bahkan menghilangkan peminta-minta di lampu merah.

Informasi yang dihimpun media ini, selain membagikan bunga dan selebaran, kampanye hari anak juga dilakukan pembagian masker pada pengendara yang tidak menggunakan masker.

Ikut dalam kampanye hari anak tersebut yakni, Forum Anak Kota Kendari, Kepala BP3A Kota Kedari Sri Yastin Asrun, Sekretaris BP3A Asrida Mukaddim dan para staf DP3A Kota Kendari, Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Kendari. (publiksatu)

Komentar

News Feed