oleh

Pemda Konkep Apresiasi PT GKP Gegara Hal Ini

-Tak Berkategori

Siberindo.co, Kendari – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), memberi apresiasi kepada PT Gema Kreasi Perdana (GKP) atas pengelolaan pertambangan, lingkungan maupun sosial yang dilakukan oleh perusahaan tambang nikel itu sejak beroperasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Konkep, Andi Muhammad Luthfi, saat melakukan evaluasi dan monitoring melalui kunjungan lapangan ke site PT GKP pada 18 Mei 2023 lalu.

“Saya sampaikan terima kasih kepada GKP, atas apa yang dilakukan baik dalam pengelolaan lingkungan maupun operasional tambang yang sudah sesuai dengan prosedur (good mining practice),” kata Andi Muhammad Luthfi melalui keterangan tertulisnya kepada siberindo.co, Kamis (25/5/2023).

Luthfi berharap, segala hal baik yang sudah dilakukan perusahaan agar dipertahankan dan terus ditingkatkan. Sementara itu, beberapa hal yang memang perlu dilakukan perbaikan agar segera dilakukan perbaikan sehingga kehadiran perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga  PT GKP Bersama Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jembatan Sungai Keu Mohalo yang Rusak

“Pemerintah Konkep, tentu sangat mendukung adanya investasi tambang di Konkep, selama investasi dilakukan dengan benar dan sesuai ketentuan perundangan-undangan,” ujarnya.

Sementara terkait penanganan air bersih, Luthfi juga memuji langkah tangkas yang dilakukan PT GKP, dalam penanganan masalah air bersih. Langkah cepat yang dilakukan GKP, menurut dia, memulihkan pemenuhan air bersih di masyarakat.

“Yang harus kita apresiasi adalah langkah cepat yang dilakukan perusahaan untuk mengatasi air bersih tersebut. Sumber masalah air keruh bisa beragam, mulai curah hujan yang tinggi ataupun persoalan lainnya. Tetapi, penanganan cepat yang dilakukan dengan berbagai alternatif, itu merupakan sebuah bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat lingkar tambang,” beber Luthfi.

Baca Juga  Salurkan Bantuan ke Korban Banjir, Sekjen Gerindra: Jangan Pikir Ini Berkaitan dengan Agenda Politik

Diketahui, sejak masalah air keruh mencuat, PT GKP langsung melakukan langkah cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Dimulai dari pembersihan bak penampung air, kemudian menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga menggunakan water truck.

Langkah lain yang juga dilakukan adalah menggali sumur bor sebagai sumber air bersih alternatif bagi masyarakat, khususnya di Desa Sukarela Jaya dan Desa Dompo-Dompo Jaya.

“Alhamdulillah, saat ini kita sedang menggali dua sumur bor dan dalam waktu dekat ini sumber air yang berasal dari sumur bor sudah bisa dialirkan kepada masyarakat,” kata Koordinator Humas PT GKP, Marlion.

Marlion bilang, persoalan air keruh ini, sudah dan sering terjadi saat musim penghujan datang. Bahkan, menurut dia, pada puncak musim hujan, Banjir seringkali juga terjadi. Akibatnya, beberapa sungai yang ada di Wawonii, keruh dan sungai tidak mampu menampung air dan Banjir besar terjadi.

Baca Juga  PT GKP Berikan Bingkisan Ramadhan kepada Masyarakat Lingkar Tambang di Konkep

“Jadi masalah air keruh ini, bukan hanya karena adanya tambang. Dari dulu kalau setiap musim hujan, pasti keruh bahkan banjir,” pungkas Marlion.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Konkep, Saifuddin Alibas. Kata Saifudin, Pemda Konkep sangat terbuka terhadap investasi, termasuk investasi pertambangan.

Dikatakan, secara prinsip, Pemda Konkep sangat mendukung investasi. Karena investasi bisa menyerap tenaga kerja juga mampu menggerakan perekonomian lokal.

“Local economy development harus didorong. Dengan demikian, sustainability pembangunan bisa berjalan,” kata Saifuddin. (DAN)