oleh

Kakanwil Kemenag Sultra Tekankan Pejabat Baru Harus Adaptif, Responsif, dan Berdampak

SULTRA.SIBERINDO.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara H. Mansur, S.Pd., M.A menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan pejabat merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan arahan usai melantik dan mengambil sumpah pejabat manajerial administrator lingkup Kanwil Kemenag Sultra, yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (28/7/2026).

Pelantikan dihadiri Pejabat Administrator lingkup Kanwil Kemenag Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota, dan ASN di lingkungan Kanwil Kemenag Sultra.

Dalam arahannya, Kakanwil menjelaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan bagian dari pola mutasi yang terukur sesuai kebutuhan organisasi. Menurutnya, setiap penempatan pejabat didasarkan pada upaya memperkuat organisasi agar semakin mampu menjawab dinamika dan tantangan pelayanan publik.

“Hari ini terdapat 33 jabatan yang diisi, sementara masih terdapat beberapa jabatan yang masih kosong dan akan diisi secara bertahap sesuai kebutuhan organisasi. Seluruh proses dilakukan melalui pola mutasi yang terukur sebagai bagian dari pengembangan organisasi,” ujarnya.

Baca Juga  BNN Sultra Telah Melakukan Tes Urine 66 Pegawai PN Kendari

Ia menambahkan bahwa rotasi jabatan merupakan bentuk organisasi yang adaptif. Seorang pegawai yang dipindahkan ke unit lain bukan berarti mengalami penurunan, melainkan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi yang lebih optimal sesuai kebutuhan organisasi.

Kakanwil mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera melakukan penyesuaian di tempat tugas baru, memahami kebutuhan organisasi, serta membangun semangat kerja yang lebih baik.

“Setelah dilantik, segera lakukan penyesuaian terhadap kebutuhan organisasi. Jadikan amanah ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat pencapaian program-program Kementerian Agama,” pesannya.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga menjelaskan bahwa manajemen sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama kini semakin berbasis sistem melalui penerapan Profiling ASN. Sistem tersebut digunakan untuk memetakan potensi, kompetensi, rekam jejak, kemampuan manajerial, kompetensi sosial kultural, hingga preferensi pengembangan karier setiap aparatur.

Menurutnya, Profiling ASN bukan dimaksudkan untuk mendemosi ataupun secara otomatis mempromosikan pegawai, tetapi menjadi instrumen dalam menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Baca Juga  Kajati DKI: Mari Kita Perangi Narkoba

“Ke depan, proses pengisian jabatan akan semakin objektif dan berbasis kompetensi. Karena itu seluruh ASN harus terus meningkatkan kapasitas, menjaga integritas, dan menunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya.

Selain itu, Kakanwil menekankan bahwa pelantikan juga merupakan bagian dari percepatan implementasi program prioritas Kementerian Agama. Ia meminta seluruh pejabat mampu menjadi motor penggerak perubahan serta memastikan seluruh kebijakan dan program kementerian dapat diterjemahkan dengan baik hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Ia mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja lama yang bersifat tertutup dan berjalan sendiri-sendiri. Sebaliknya, seluruh unit diminta membangun budaya kerja yang responsif, kolaboratif, dan saling mendukung.

“Organisasi tidak bisa lagi berjalan dengan pola lama. Kita harus menjadi organisasi yang adaptif, responsif, mampu berkolaborasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kakanwil juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, pejabat yang dipercaya menduduki jabatan strategis diminta menjaga integritas, loyalitas, disiplin, serta terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas.

Baca Juga  Ronaldo Ciptakan Hattrick Saat Laga Juventus Dengan Cagliari 3-1

Ia menambahkan, jabatan bukanlah penghargaan ataupun kebanggaan semata, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh, karena organisasi membutuhkan pemimpin yang mampu memberikan solusi dan menghadirkan perubahan.

“Selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Mari bersama-sama menjaga amanah ini dengan meningkatkan profesionalisme, memperkuat kolaborasi, serta mewujudkan organisasi Kementerian Agama yang semakin adaptif, responsif, kolaboratif, dan berdampak,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya :
1. Drs. La Diri, MA : sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Buton

2. Hamid Rijali, S.Pd., M.Pfis : sebagai sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Buton Utara

3. Supriadi, S.Ag., MA : sebagai sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Konawe Utara

4. H. Jumaing, S.Ag : sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sultra

5. H. Sutarmin Kete, S.Pd., M.Pd : sebagai Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sultra.

News Feed