oleh

Tiga Motif Tolaki Karya Fatmayani Harli Tombili Resmi Mendapatkan Hak Cipta

SULTRA.SIBERINDO.CO – Kekayaan seni motif dan filosofi budaya lokal Sulawesi Tenggara kembali mendapatkan pengakuan legal secara hukum. Kreator asal Kendari kelahiran 23 Agustus 1975, Fatmayani Harli Tombili, berhasil mencatatkan karya motif seni ciptaannya secara resmi sebagai Kekayaan Intelektual (KI). Penyerahan sertifikat hak cipta tersebut diwakili menerima penghargaan

Karya-karya tersebut diciptakan pada 9 Februari 2022 di Kota Kendari.
​Tiga karya motif unggulan yang resmi mendapatkan perlindungan hak cipta tersebut adalah Bunga Sanggula, Bunga Wulele Mbuu Lipu, dan Bunga Pineurumbaku.

Masing-masing motif menyimpan makna filosofis serta latar belakang kearifan lokal yang sangat mendalam:
​1. Bunga Sanggula
Bunga Sanggula merupakan bunga khas yang tumbuh di daratan Kabupaten Konawe dengan ciri sangat wangi. Dalam lirik lagu daerah Tolaki, Bunga Sanggula menjadi lambang atau penggambaran dari sosok gadis yang cantik.

Baca Juga  Ini Sebab PUBG Mobile Indonesia Blokir Akun Player Profesional

​2. Bunga Wulele Mbuu Lipu
Wulele Mbuu Lipu memiliki arti gadis cantik dari sebuah kampung atau desa. Motif Wulele ini menggambarkan kembang dari Bunga Sanggula, di mana Wulele diumpamakan sebagai gadis cantik yang hidup di sebuah kampung yang penuh dengan tanaman sagu serta dikelilingi oleh tanaman pakis (pineurumbaku).

​3. Bunga Pineurumbaku
Motif ini terinspirasi dari tanaman Bunga Pakis (Pineurumbaku) yang tumbuh secara liar di sekitar pohon sagu—tanaman penyedia makanan pokok khas masyarakat Tolaki (Sinonggi). Bunga pakis sering dijadikan menu pendamping sajian makanan tradisional tersebut, sekaligus menjadi simbol dari kesuburan.

Baca Juga  DPR Sebut KSAD Dudung Layak Pimpin PSSI

​Pencatatan hak cipta atas karya-karya yang dibuat di Kendari ini menjadi langkah nyata dalam menjaga orisinalitas serta identitas kebudayaan daerah agar tetap terlindungi secara sah.

​Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara, Topan Sopuan, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Fatmayani Harli Tombili yang konsisten mengangkat flora, kuliner, dan kearifan lokal Tolaki ke dalam karya seni visual.

​“Karya-karya Ibu Fatmayani Harli Tombili ini merupakan bukti betapa kayanya nilai filosofis budaya Suku Tolaki. Mengangkat flora khas seperti Bunga Sanggula dan Bunga Pakis ke dalam seni motif tidak hanya memperkaya Khazanah Budaya Nusantara, tetapi juga memberikan edukasi bagi generasi muda,” ujar Topan.

Baca Juga  Peserta SNMPTN Boleh Mendaftar SBMPTN Setelah Pengumuman Akhir

​Topan menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Sultra untuk terus memfasilitasi dan mengayomi para perancang serta pelaku seni lokal di Sulawesi Tenggara agar hak ciptanya terjamin secara hukum.

​“Pencatatan hak cipta memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi para kreator. Kami berharap pencatatan ciptaan ini dapat memotivasi para pekerja kreatif lainnya di Kendari dan sekitarnya untuk tidak ragu mendaftarkan hasil karya mereka demi mendorong kemajuan ekonomi kreatif daerah,” pungkas Topan.

News Feed