Kakanwil Kemenag Prov. Sultra diwakili Kabag Tata Usaha, H. La Rija memberikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Fasilitasi Sertifikasi Halal Prov. Sultra, di Swiss-Bel Hotel Kendari, Selasa (15/7/2025).
Hadir, Direktur sertifikasi halal BPJPH, Yanis Naini, Ketua Tim Fasilitasi Sertifikasi Halal BPJPH, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sultra, Nur Saleh, LPH LPPOM Sultra, LPH KHT Muhammadiyah Cabang Kendari, LPH Hidayatullah Cabang Kendari, LP3H UMK, LP3H UHO serta LP3H IAIN Kendari.
Dikesempatan tersebut Kabag TU Kanwil Kemenag Sultra, La Rija mengatakan,
Kanwil Kemenag Prov. Sulawesi tenggara terus berupaya membangun ekosistem halal di Sultra. Satgas Layanan JPH Provinsi Sulawesi Tenggara, telah membangun kerja sama dan kolaborasi dengan Pemerintah daerah Provinsi, Kab/Kota dan lembaga keuangan/perbankan serta lembaga lainnya yang terkait.
Lanjut La Rija, Program BPJPH dibidang sertifikasi halal terus didorong, baik melalui pendampingan sertifikasi halal, edukasi, pengawasan JPH, pelatihan Juleha dan kegiatan lain yang mendukung pengembangan ekosistem halal di Sulawesi Tenggara.
“Dalam tahun 2025 ini Satgas Layanan JPH telah berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Kab/Kota dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara dalam beberapa kegiatan pendampingan dan sertifikasi halal,” ujarnya.
Dirinya menyebut, Kanwil Kemenag Prov. Sultra bahkan telah membentuk Satgas Layanan JPH pada Kantor Kemenag Kab/Kota melalui SK Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk membantu melakukan koordinasi dengan pemerintah Daerah, eduaksi, pembinaan dan pengawasan JPH.
“Kita juga mendorong para penyuluh Agama Islam pada KUA Kec. sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H), sekaligus berperan memberikan edukasi kepada Masyarakat melalui forum-forum pengajian para penyuluh Agama Islam,” ucap La Rija.
Selain itu, beberapa Kantor Kemenag Kab/Kota telah memberikan pelayanan sertifikasi halal melalui MAL Pelayanan Publik (MPP) di Pemerintah Daerah Kab/Kota, yang sudah berjalan aktif pelayanan melalui MPP adalah di Kota Kendari, dengan petugas pelayanan dari KUA Kecamatan.
“Hingga hari ini, di Sultra telah terbentuk 3 LPH yaitu LPH LPPOM, LPH KHT Muhammadiyah, dan LPH Hidayatullah, dan 3 LP3H yaitu LP3H UMK, LP3H Universitas Halu Oleo dan LP3H IAIN Kendari,” terangnya.
Dimomen yang sama, Direktur sertifikasi halal BPJPH, Yanis Naini mengucapkan apresiasi dan penghargaan atas komitmen dan dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
“Sertifikasi halal bukan hanya menjadi kebutuhan bagi umat Islam, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk di pasar global,” imbuhnya.
Yanis berharap, rapat koordinasi tersebut dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara BPJPH dengan pemerintah daerah dan pihak lainnya dalam mendukung pembiayaan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil atau yang kita kenal dengan “Fasilitasi Sertifikasi Halal”.
“Produk yang memilki sertifikat halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk domestic di pasar global. Semoga ini dapat menjadi momentum pengukuhan komitmen kita bersama menguatkan UMK agar berdaya saing, tangguh dan naik kelas tentunya,” pungkas Yanis.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Sultra, Nur Saleh menjelaskan, Sulawesi Tenggara berperan aktif dalam membangun ekosistem halal melalui berbagai inisiatif, baik sebagai regulator, fasilitator dan promotor dalam pengembangan industri halal.
Bahkan, lanjutnya, sejak tahun 2021 Pemda Sultra telah mengambil peran aktif dalam membangun industri halal yaitu melalui fasilitasi sertifikasi halal yang dilakukan oleh Pemerintah daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.
“Pemda Prov. Sultra terus berperan aktif dalam membangun ekosistem Halal di Sultra, melalui sektor hulu jasa penyembelihan,” ucapnya.
Bahkan, tambahnya, tahun 2025 melalui anggaran Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara telah memberikan fasilitasi pelatihan Penyelia Halal, Pelatihan Juleha dan sertifikasi halal bagi Rumah Potong Hewan/Unggas di Sultra.
Dari Fasilitasi tersebut telah terbit 4 sertifikasi halal yaitu Rumah Potong Hewan Waramosio Pemda Kota Baubau, Tempat Pemotongan Hewan Rohmiyatin Kab. Muna Barat, Tempat Pemotongan Unggas HMR Farm Kab. Konawe Selatan dan Tempat Pemotongan Unggas. Barokah Farm Kab. Muna.
“Pemda Sultra mengucapkan banyak terima kasih karena BPJPH telah melaksana Kegiatan Rapat Koordinasi fasilitasi sertifikasi halal. Kami Pemda Sultra akan terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan Industri Halal untuk menuju Indonesia sebagai Pusat Industri Halal Dunia,” tandasnya.










