oleh

Polisi Gugur Kontak Senjata Dengan Kelompok MIT Poso Asal Sultra

-Tak Berkategori

Kendari – Seorang anggota polisi Briptu Herlis personel Brimob Polda Sulteng dari Kompi 4 Tolitoli yang meninggal dunia usai kontak tembak dengan kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso merupakan putra daerah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Briptu Herlis merupakan putra daerah asal Desa Kondara, Kecamatan Pakue, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).

Briptu Herlis alami pendarahan hebat usai tertembak di bagian dada sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga membenarkan informasi tersebut, namun dirinya belum bisa menjelaskan kejadian itu lebih rinci.

Baca Juga  Komisi 1 DPR Puji Konsep Smart Defence Jenderal Dudung di IKN

“Benar, besok jam 8 pagi akan diterbangkan dari Poso ke sini Sultra. Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan lebih, jika nanti sudah ada informasi lebih lanjut baru bisa kita sampaikan,” ungkapnya, Rabu.

Kontak tembak antara polisi/TNI dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang kini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) kembali terjadi pada Rabu sekitar pukul 16.00 Wita.

Dari informasi kepolisian, kontak tembak terjadi di sekitar pegunungan kilo tujuh, Desa Gayatri, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Baca Juga  Petani Minta Perusahaan Daerah Beli Nilam Dengan Harga Wajar

Akibat kontak tembak tersebut, satu orang personel kepolisian meninggal dunia yakni Briptu Herlis, anggota Brimob Polda Sulteng.

“Satu orang anggota gugur atas nama Briptu Herlis,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, di Palu, Rabu.

Menurut Didik, kontak tembak ini masih berkaitan dengan kontak tembak terjadi pada Senin (1/3), yang mengakibatkan dua DPO MIT dan satu anggota TNI meninggal dunia.

“Ia, ini masih ada kaitannya dengan kontak tembak kemarin (Senin, 1/3) yang personil melakukan penyisiran,” jelasnya

Baca Juga  Salurkan Bantuan Logistik dan APD

Saat ini, jenazah Briptu Herlis telah dievakuasi dan berada di Rumah sakit Bhayangakara Palu.

Rencananya, jenazah akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.

“Kalau bisa malam ini langsung diberangkatkan, kalau tidak memungkinkan besok (Kamis, 4/3) pagi,” tutup Didik.

Jenazah Briptu Herlis dikabarkan akan dikebumikan di kampung halamannya di Kabupaten Kolaka Utara, Kamis (4/3).  (*/cr5)

Sumber: sultra.antaranews.com

Komentar